This Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 1.000 pohon matoa di area kampus.
Langkah ini merupakan bagian dari gerakan nasional “Kemenag Hijaukan Indonesia” yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia.
Penanaman pohon matoa ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Siber Cirebon, Aan Jaelani, dan melibatkan seluruh civitas academica.
Setiap program studi diinstruksikan untuk menanam minimal 10 pohon matoa sebagai simbol kepedulian terhadap krisis iklim dan kerusakan lingkungan.
Selain itu, para dekan, direktur, ketua lembaga, kepala UPT, koordinator, hingga unsur pimpinan di tingkat rektorat turut serta dalam kegiatan ini.

Rektor Aan Jaelani menyampaikan bahwa gerakan ini terinspirasi dari filosofi hidup Suku Anak Dalam yang mengajarkan pentingnya menanam pohon sebagai pengganti setiap pohon yang ditebang.
Menurutnya, pohon bukan hanya makhluk hidup, tetapi juga peneduh, penyaring udara, penjaga ekosistem, dan sumber obat-obatan alami.
Dengan semangat “Cyber Green Campus”, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menjadi pionir dalam gerakan lingkungan hidup yang kolektif dan religius.
Kampus ini ingin menjadi oase hijau di tengah kota, tempat tumbuhnya kesadaran ekologis, spiritualitas, dan pengetahuan dalam satu nafas.