This Cirebon – Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital dari Politeknik Siber Cerdika Internasional (Poltek SCI) punya cara belajar yang nggak monoton. Hari Jumat, 31 Mei 2025 lalu, mereka melakukan kunjungan langsung ke kantor redaksi Radar Cirebon sebagai bagian dari kegiatan kuliah lapangan.
Bukan sekadar main-main, mereka datang buat belajar langsung soal branding digital, strategi media, hingga cara media lokal bantu promosi produk UMKM.
Kegiatan ini bukan cuma teori, tapi juga jadi ajang interaksi nyata antara mahasiswa dan tim profesional dari dunia media.
Radar Cirebon jadi tujuan utama karena perannya yang cukup strategis sebagai media lokal di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa disambut hangat oleh tim redaksi dan tim marketing Radar Cirebon.
Dalam sesi presentasi interaktif, mereka diajak menyelami sejarah panjang media ini dan bagaimana proses digitalisasi mengubah cara mereka menyampaikan informasi ke publik.
Salah satu poin menarik dari pemaparan tim Radar Cirebon adalah peran media lokal dalam mengangkat produk-produk UMKM.
Di tengah dominasi platform digital besar, media lokal tetap punya kekuatan untuk mendekatkan brand ke audiens secara lebih personal dan relevan.
Tim redaksi juga membagikan strategi bagaimana mengemas konten agar menarik perhatian pembaca di era serba cepat ini.
Mengutip dari paparan mereka, strategi storytelling yang kuat dan visual yang catchy adalah dua komponen wajib dalam membangun branding yang berhasil.

Bukan cuma menyimak materi, mahasiswa juga unjuk gigi dengan mempresentasikan hasil karya mereka sendiri. Beberapa produk yang ditampilkan antara lain:
Baso Goreng Enjoy Eat – camilan renyah yang siap bersaing di pasar modern
Seblak Kering Sebring – seblak kekinian dalam bentuk instan dan praktis
Fashia Bucket – hampers berisi aneka hadiah kreatif, cocok buat momen spesial
Produk-produk ini merupakan hasil dari praktik mata kuliah pemasaran digital dan branding kreatif.
Mereka bukan cuma jualan ide, tapi juga sudah mulai memikirkan strategi distribusi, desain visual, hingga narasi brand.
Dari sesi tanya jawab dan diskusi, mahasiswa mengaku dapat banyak masukan praktis dari para profesional di Radar Cirebon.
Mulai dari pentingnya tone komunikasi dalam menyampaikan pesan brand, hingga bagaimana membuat produk UMKM punya nilai cerita yang menarik.
“Storytelling dan pengemasan pesan sangat penting dalam membangun brand produk,” ujar salah satu perwakilan dari tim Radar Cirebon, seperti dikutip dari laman resmi polteksci.ac.id.
Yang nggak kalah menarik, terbuka juga peluang kolaborasi antara Poltek SCI dan Radar Cirebon ke depannya. Termasuk kemungkinan publikasi produk-produk mahasiswa melalui kanal media lokal ini.
Kegiatan ini jadi contoh konkret bahwa pembelajaran berbasis praktik jauh lebih mengena buat mahasiswa.
Mereka jadi paham bahwa dunia industri bukan cuma soal skill, tapi juga soal komunikasi, adaptasi, dan membangun relasi.
Poltek SCI sendiri memang dikenal sebagai kampus vokasi yang fokus pada pengembangan talenta digital.
Lewat program seperti ini, mereka menunjukkan komitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di era ekonomi digital—nggak cuma jago teori, tapi juga siap “bertempur” di lapangan.