ThisCirebon – Universitas Padjadjaran (Unpad) dan PT Hasna Medika Bakti Cirebon secara resmi menjalin kemitraan strategis untuk mengelola Pusat Pelayanan Jantung Terpadu di Rumah Sakit Unpad Jatinangor.
Kesepakatan ini diformalkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat layanan kesehatan kardiovaskular bagi masyarakat, khususnya dalam bidang penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan komitmen universitas untuk menghadirkan dokter spesialis jantung dan memperluas akses layanan kesehatan.
“Kerja sama ini sejalan dengan misi Unpad dalam menjalankan misi untuk mengadakan dokter spesialis di sisi jantung, serta memberikan peluang untuk masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik,” dikutip dari unpad.ac.id.
Prof. Arief menegaskan bahwa Unpad dan Hasna Medika Bakti Cirebon jalin kerja sama ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan, tetapi juga memperluas kapasitas pendidikan di bidang kardiologi.
Menurutnya, kebutuhan tenaga spesialis jantung di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat, masih cukup tinggi, sehingga sinergi ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut.

Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu memfasilitasi pengembangan riset dan inovasi di bidang kesehatan jantung.
Dengan dukungan fasilitas Rumah Sakit Unpad dan pengalaman PT Hasna Medika Bakti Cirebon dalam pengelolaan layanan medis, kolaborasi ini diyakini dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Direktur Utama PT Hasna Medika Bakti Cirebon, dr. Gugun Iskandar, yang juga merupakan alumni Unpad, menyampaikan rasa tanggung jawabnya terhadap almamater.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk pengabdian sekaligus dorongan untuk memajukan Unpad dan Rumah Sakit Unpad agar dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal.
“Tidak boleh ada alasan bagi masyarakat di wilayah tersebut untuk tidak mendapatkan pelayanan optimal, dan melalui kontribusi yang diberikan, diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi yang lebih luas,” dikutip dari unpad.ac.id.
dr. Gugun menambahkan bahwa pengalaman dan sumber daya yang dimiliki PT Hasna Medika Bakti Cirebon akan dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan, mulai dari tenaga medis, peralatan, hingga manajemen rumah sakit.

Acara penandatanganan PKS Unpad dan Hasna Medika Bakti Cirebon jalin kerja sama ini turut dihadiri sejumlah pejabat dari kedua belah pihak.
Dari pihak Unpad hadir Direktur Pengelolaan Bisnis, Dr. Helitha Novianty Muchtar, SH., MH., serta Direktur Utama RS Unpad, dr. Herry Herman, Sp.OT., PhD.
Sementara dari jajaran PT Hasna Medika Bakti Cirebon, hadir Direktur Umum & SDM, Hasbi Ash Shiddieq, SE; Direktur Pengembangan Bisnis, drg. Meidy Rachmi, MARS; Direktur Keuangan, M Hanief Arie Setianto; serta Direktur Pelayanan Medis, dr. Pradith T. Wijonarko.
Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan komitmen kuat kedua pihak dalam memastikan keberlanjutan dan keseriusan kerja sama yang dijalankan.
Melalui sinergi ini, Unpad dan Hasna Medika Bakti Cirebon jalin kerja sama untuk menghadirkan layanan jantung terpadu yang berkualitas.
Layanan ini nantinya tidak hanya fokus pada aspek kuratif, tetapi juga pada pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi bagi pasien dengan masalah kardiovaskular.
Selain layanan medis, kerja sama ini akan membuka peluang bagi mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan lainnya untuk mendapatkan pengalaman praktis di lapangan.
Hal ini sejalan dengan misi Unpad sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan tridharma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi antara Unpad dan Hasna Medika Bakti Cirebon ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Sumedang dan sekitarnya.
Dengan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang kompeten, masyarakat tidak perlu lagi melakukan rujukan ke luar daerah untuk mendapatkan layanan jantung berkualitas.
Sinergi ini juga menjadi bukti bahwa kemitraan antara institusi pendidikan dan sektor swasta dapat menghasilkan inovasi layanan publik yang bermanfaat luas. Harapannya, model kerja sama ini bisa menjadi inspirasi bagi sektor lain dalam mengembangkan program serupa.
Dengan adanya kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk terus mengembangkan kolaborasi di masa mendatang. Potensi pengembangan meliputi penelitian bersama di bidang kesehatan jantung, pelatihan tenaga medis, hingga program CSR yang fokus pada kesehatan masyarakat.
Unpad dan Hasna Medika Bakti Cirebon jalin kerja sama ini sekaligus menjadi awal dari sinergi yang diharapkan terus berlanjut dan berkembang, menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.