Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, suasana Muludan di Cirebon mulai terasa semarak. Para pedagang dan penyedia wahana permainan anak telah memenuhi berbagai titik strategis di kota, terutama di sekitar area keraton.
Pasar malam yang akrab disebut Muludan ini setiap tahun menjadi daya tarik utama, bukan hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai destinasi wisata dan hiburan bagi warga maupun pengunjung dari luar kota.
Di kawasan Alun-alun Sangkala Buana, Keraton Kasepuhan Cirebon, para pedagang kaki lima (PKL) mulai menggelar lapak.
Berbagai sajian kuliner, minuman segar, hingga pernak-pernik khas perayaan Muludan di Cirebon tersaji untuk memanjakan pengunjung.
Selain itu, wahana permainan anak seperti komidi putar, rumah balon, hingga kereta mini semakin melengkapi suasana meriah.
Setiap malam, kawasan ini dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana pasar malam sambil berbelanja atau sekadar berjalan-jalan.

Tahun 2025, Keraton Kasepuhan kembali menggelar rangkaian acara Muludan di Cirebon yang dimulai awal Agustus hingga puncaknya pada 5 September 2025.
Acara ini tidak hanya berisi pasar malam, tetapi juga diwarnai dengan kegiatan keagamaan, pembacaan shalawat, dan tradisi khas Cirebon yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Patih Sepuh Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja (PR) Goemelar Soeryadiningrat, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muludan di Cirebon tahun ini berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya, mempertahankan nilai-nilai tradisi sekaligus memberi hiburan kepada masyarakat.
Bagi wisatawan, Muludan di Cirebon adalah paket lengkap antara wisata budaya, religi, dan kuliner. Pengunjung bisa menikmati atmosfer khas keraton, berinteraksi dengan pedagang lokal, sekaligus mencicipi kuliner tradisional yang jarang ditemukan di hari biasa.
Tidak heran, setiap tahunnya perayaan ini selalu menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu-tunggu, baik oleh warga lokal maupun pelancong dari berbagai daerah.
Muludan di Cirebon 2025 bukan sekadar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, melainkan juga momen berkumpulnya masyarakat untuk merayakan tradisi, menikmati hiburan, dan mempererat silaturahmi.
Dengan rangkaian acara yang meriah dan sarat makna, tradisi ini terus menjadi kebanggaan warga Cirebon dan daya tarik wisata yang tidak pernah kehilangan pesonanya.