ThisCirebon – Warga Kota Cirebon dihebohkan dengan beredarnya video modus menabrakan diri ke mobil di Cirebon yang ramai diperbincangkan di media sosial. Peristiwa ini terekam jelas oleh seorang pengendara, lalu diunggah ke Facebook hingga memicu reaksi beragam dari warganet.
Awal kisahnya muncul dari postingan akun Facebook bernama Putri TriAyu Pamungkas. Dalam unggahannya, ia memperingatkan warga agar lebih waspada.
“HATI-HATI !!! barusan kejadian modus pura2 ditabrak…” tulisnya.
Putri menjelaskan bahwa saat itu ia dan suami sedang berhenti di lampu merah kawasan Kesambi, tepat di depan Lapas Kelas I Cirebon. Tiba-tiba, dua pria yang berboncengan dengan motor trail tanpa plat menghampiri kendaraan mereka.
Merasa tidak melakukan kesalahan, Putri segera merekam kejadian tersebut. Dari rekaman itulah terlihat pelaku berpura-pura tertabrak.
“Hati-hati warga Cirebon hafalkan mukanya, kl ada yg kenal bisa DM saya, mau sy laporkan kejadian ini kepihak berwajib agar tdk ada lagi korban,” tambahnya.
Tidak lama berselang, video lain dari warga juga tersebar luas di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria berbaju hitam dengan tulisan kelompok motor di bagian belakang.
Pria itu tampak sengaja mendekati mobil yang sedang melintas di lampu merah Kesambi, lalu menjatuhkan diri seolah-olah tertabrak. Aksi itu sontak membuat pengemudi mobil panik.
“Tolong..tolong nih orang pura-pura..eh..eh..eh.. pura-pura ditabrak,” teriak seorang wanita dari dalam mobil.
Momen ini menjadi bahan perbincangan hangat warganet. Banyak yang menyebut aksi viral di Cirebon tersebut sebagai modus baru kejahatan jalanan yang berpotensi merugikan pengguna jalan.
Fenomena modus menabrakan diri ke mobil di Cirebon bukan yang pertama kali terjadi di Indonesia. Aksi serupa sebelumnya pernah terekam di beberapa kota besar, termasuk Jakarta.
Modus ini biasanya digunakan untuk menakut-nakuti pengendara dan memancing korban agar mau memberikan uang sebagai ganti rugi palsu.
Komentar warganet pun bermunculan, sebagian besar mengkhawatirkan jika kejadian serupa akan terus berulang. Mereka menilai aksi seperti ini bisa merugikan masyarakat luas dan menimbulkan ketakutan di jalan raya.
Hingga kini, identitas pelaku yang melakukan aksi viral di Cirebon tersebut masih belum diketahui. Aparat kepolisian langsung bergerak menindaklanjuti laporan dan video yang beredar.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, yang dikonfirmasi wartawan menegaskan pihaknya sedang mengumpulkan bukti.
“Ini juga baru dapet info, mau kami lidik dan cari pelakunya,” jelasnya.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi warga Cirebon agar selalu waspada ketika berkendara. Modus menabrakan diri ke mobil di Cirebon bisa saja dilakukan oleh oknum untuk tujuan kriminal, mulai dari pemerasan hingga upaya mencari keuntungan dengan cara tidak benar.
Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan segera melapor kepada aparat hukum jika mengalami kejadian serupa. Keberadaan rekaman video amatir yang mengabadikan aksi viral di Cirebon menjadi bukti penting agar kasus ini dapat segera ditangani secara tuntas.
