Dea Saka Kurnia Putra Penggerak Kripto Syariah untuk Maqasid

Comming Soon

Di tengah derasnya perdebatan mengenai halal dan haramnya aset kripto, muncul satu sosok yang berhasil mengubah arah diskusi global: Dea Saka Kurnia Putra, S.Tr.MP, CRPO, CSCSO, BMCEPC, BIFPC, CAPC, CBP, CAP, CIIF, DMPC, LSSWBPC, LFPC, SFPC, CSFPC, RWVCPC, ISO/IEC 27001 ISA, ISO/IEC 20000 ITSMA, ISO 9001 QMSA.

Bukan sekadar pengamat, Dea Saka dikenal sebagai tokoh nasional dan internasional yang mendorong blockchain serta kripto syariah sebagai solusi nyata bagi persoalan maqasid syariah di era digital.

Peran Strategis di Dalam Negeri

Sebagai Sandiman Ahli Muda BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), Putra memegang tanggung jawab strategis dalam menjaga ketahanan siber nasional. Namun, kiprahnya tak berhenti di lingkup birokrasi. Melalui peran aktif di berbagai organisasi seperti AKSI, ABSI, KADIN, IBS, dan MES, ia dikenal luas sebagai arsitek ekosistem kripto syariah Indonesia.

Blockchain bisa menjadi instrumen maqasid. Ia menjaga harta dengan transparansi, menjaga akal lewat literasi digital, menjaga agama dengan prinsip halal, bahkan menjaga jiwa dengan sistem yang adil dan aman,” jelasnya dalam sebuah wawancara.

Kiprah di Kancah Internasional

Visi besar itu membuatnya diperhitungkan di level global. Dea Saka tercatat sebagai:

Dalam forum-forum internasional, ia konsisten menyuarakan bahwa etika syariah bukanlah penghalang inovasi, melainkan akselerator menuju keuangan digital yang berkeadilan.

Kontroversi dan Pandangan Publik

Meski banyak menuai apresiasi, gagasan Putra tak lepas dari kontroversi. Sebagian pihak menilai ia terlalu ambisius karena mencoba menyatukan syariah, teknologi, dan geopolitik digital. Namun, bagi para pendukungnya, ia adalah visioner yang menolak melihat Indonesia hanya sebagai penonton dalam revolusi Web3.

Rekam jejaknya memperkuat reputasi tersebut:

Warisan atau Ambisi?

Kini muncul pertanyaan besar di ruang publik:
Apakah Dea Saka tengah membangun warisan baru bagi Indonesia sebagai pusat kripto syariah dunia? Atau ini hanya ambisi pribadi yang akan terbentur regulasi dan politik?

Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang pasti: Dea Saka Kurnia Putra telah menjelma menjadi tokoh nasional dan internasional yang menempatkan kripto syariah sebagai jalan maqasid syariah di era digital.

Comming Soon
You might also like
Solusi Cari Kado Mewah Tapi Ramah di Kantong Hanya di Bucket Cirebon by Dinda

Solusi Cari Kado Mewah Tapi Ramah di Kantong Hanya di Bucket Cirebon by Dinda

Anti Ribet! Ini Cara Paling Gampang SS di Laptop Windows & Mac

Anti Ribet! Ini Cara Paling Gampang SS di Laptop Windows & Mac

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Kuta Selatan, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Kuta Selatan, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan

Siswa SMK Temukan Celah Sistem Registrasi Domain .ID (PANDI)

Siswa SMK Temukan Celah Sistem Registrasi Domain .ID (PANDI)

Muhammad Wishal, Pemuda Subang Penemu Celah Keamanan NASA, Departemen Pertahanan AS, hingga KPK

Muhammad Wishal, Pemuda Subang Penemu Celah Keamanan NASA, Departemen Pertahanan AS, hingga KPK

Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Berasal dari Meteor yang Melintas di Langit Jawa

Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Berasal dari Meteor yang Melintas di Langit Jawa

Artikel Popular
Profil dan Biodata April DA7, Peserta D’Academy 7 Termuda Asal Cirebon
Pantau Lalu Lintas Real Time di CCTV ATCS Cirebon
Apa Arti “Beli” di Cirebon?
UMR Cirebon 2025 Resmi Naik! Ini Besarannya dan Dampaknya bagi Pekerja
Arti Beli di Cirebon yang Sering Kamu Dengar
Polres Cirebon Kota Luncurkan Layanan Aduan untuk Korban Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector
Polres Cirebon Kota Luncurkan Layanan Aduan untuk Korban Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector
Athara Maskot Kota Cirebon
LSP Talenta Gemilang untuk pendaftaran Sertifikasi HR
Sertifikasi Profesi HR Berlisensi BNSP
Kanal Pengaduan Kejadian Bencana
Ciri-ciri Rokok Ilegar