ThisCirebon – Pemerintah Kota Cirebon menggelar acara resmi penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan tanda penghargaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Kota Cirebon pada Kamis (14/8/2025) dan menjadi momen penghormatan atas pengabdian panjang para ASN yang telah mendedikasikan diri untuk masyarakat.

Prosesi ASN Kota Cirebon terima SK pensiun dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para ASN selama puluhan tahun.
Menurutnya, pengabdian ASN bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga perjalanan penuh tanggung jawab moral dan integritas.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Cirebon, saya menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Bapak dan Ibu telah memberikan teladan, bahwa menjadi ASN adalah soal tanggung jawab moral, bukan sekadar rutinitas,” dikutip dari sambutan Wali Kota.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati, melaporkan bahwa ada 22 ASN dari berbagai perangkat daerah yang akan memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 September 2025.
Mereka telah berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, administrasi, hingga perumahan dan permukiman.
Dalam acara ASN Kota Cirebon terima SK pensiun ini, Wali Kota juga menekankan bahwa berakhirnya masa kerja formal bukan berarti berhenti memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Pensiun bukan akhir dari kontribusi. Saya percaya, pengalaman Bapak dan Ibu masih sangat berharga bagi lingkungan sekitar. Bahkan, bisa jadi lebih bermakna karena kini dilakukan dengan lebih bebas dan luas,” dikutip dari pernyataan Wali Kota.
Ia berharap agar ASN aktif menjadikan para pensiunan sebagai sumber inspirasi dan keteladanan. Nilai kedisiplinan, loyalitas, dan integritas yang telah ditunjukkan harus terus diwariskan demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih profesional.
“Kami tengah berupaya keras melakukan reformasi birokrasi yang menyeluruh. Penguatan manajemen SDM aparatur adalah salah satu fokus utama. Kami butuh ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas tinggi,” tegasnya.

Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan baik dengan para pensiunan. Meski sudah tidak aktif secara struktural, mereka tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemkot.
“Jangan pernah sungkan untuk kembali, untuk berbagi, dan untuk tetap menjadi bagian dari kami. Pensiun bukanlah perpisahan, melainkan bentuk baru dari pengabdian,” dikutip dari sambutan Wali Kota.
Momen ASN Kota Cirebon terima SK pensiun ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh ASN aktif, bahwa setiap tugas yang dijalankan akan meninggalkan jejak pengabdian dan menjadi warisan moral untuk generasi berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pensiunan, H. Nanang Rosadi, menyampaikan kesan dan pesan mewakili para purnatugas.
Ia menceritakan perjalanan panjang selama 34 tahun mengabdi, mulai dari bertugas di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati hingga menjabat sebagai Kepala Bidang Kawasan Permukiman di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).
“Saya bersyukur atas kepercayaan yang selama ini diberikan. Setiap langkah dalam karier saya, saya niatkan sebagai bentuk pengabdian untuk masyarakat. Tanpa niat dan tekad yang kuat, tugas tak akan berjalan dengan baik. Mudah-mudahan apa yang saya kerjakan bisa memberi manfaat, walau mungkin tidak sempurna,” dikutip dari pernyataan Nanang.
Acara ini ditutup dengan penyerahan simbolis SK pensiun dan piagam penghargaan oleh Wali Kota kepada perwakilan pensiunan.
Suasana berlangsung khidmat, diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai tanda kebersamaan dan penghargaan atas jasa para ASN Kota Cirebon.
Momentum ASN Kota Cirebon terima SK pensiun bukan hanya seremonial, tetapi juga pengingat akan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, serta integritas yang patut dilanjutkan oleh generasi ASN berikutnya.
