ThisCirebon – Kabar gembira datang untuk masyarakat Kuningan. Dalam waktu dekat, ada bioskop di Kuningan Jawa Barat yang rencananya akan dibangun melalui kerja sama dengan investor di bidang hiburan.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, Deden Kurniawan Sopandi, M.Si, yang menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengupayakan optimalisasi aset daerah agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Deden menjelaskan bahwa salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan membuka peluang investasi bagi para pelaku usaha yang berminat memanfaatkan aset milik pemerintah daerah untuk tujuan komersial. Salah satu bentuk investasi yang tengah dibicarakan adalah pembangunan bioskop.
“Kita sedang merencanakan optimalisasi aset daerah. Dan hari ini kita kedatangan tim dari PT Platinum Cineplex yang berminat untuk membuka investasi terkait hiburan film atau bioskop yang rencananya menggunakan aset Pemerintah Daerah,” kata Deden, Rabu (16/7/2025).

Rencana menghadirkan bioskop di Kuningan Jawa Barat ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah dalam memanfaatkan aset yang ada secara maksimal.
Menurut Deden, kerja sama ini tidak hanya sebatas proyek komersial, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kuningan melihat potensi besar di sektor hiburan, terutama film, yang selama ini belum tersedia di wilayah tersebut.
Kehadiran bioskop diharapkan bisa menjadi alternatif hiburan baru yang mudah dijangkau masyarakat tanpa harus bepergian ke kota lain.
Deden merinci bahwa sebagai pemilik aset, Pemkab Kuningan akan mendapatkan sejumlah keuntungan dari kerja sama ini. Salah satu manfaat utama adalah meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Yang pertama, memberikan tambahan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Kenaikan PAD ini nantinya akan digunakan untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari tenaga teknis, karyawan operasional, hingga staf manajemen bioskop.
Deden menekankan bahwa rencana ini tidak hanya fokus pada sisi ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya bioskop di Kuningan, warga tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke kota tetangga hanya untuk menonton film.
“Selain itu, dengan investasi ini diharapkan bisa memberikan alternatif hiburan masyarakat untuk bisa nonton bioskop atau film, tidak perlu jauh dari kota Kuningan,” lanjut Deden.
Kehadiran bioskop akan membawa suasana baru bagi dunia hiburan di Kuningan. Tidak hanya menayangkan film-film terbaru, bioskop ini juga bisa menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti festival film lokal, acara komunitas, dan program edukasi perfilman.
Dalam video yang dipublikasikan, Deden juga meminta dukungan penuh dari masyarakat agar rencana ini dapat terealisasi dengan baik.
“Mohon supportnya mudah-mudahan ini bisa segera direalisasikan,” pinta Deden.
Dukungan ini penting karena keberhasilan proyek bioskop di Kuningan juga bergantung pada minat dan partisipasi masyarakat sebagai penonton utama. Semakin besar animo warga, semakin cepat pula investasi ini berkembang dan memberikan manfaat nyata.
Investor yang tertarik untuk membangun bioskop di Kuningan adalah PT Platinum Cineplex, salah satu jaringan bioskop ternama di Indonesia.
Dengan pengalaman mengelola berbagai cabang di kota-kota lain, perusahaan ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas berkualitas dengan teknologi terkini, seperti layar lebar modern, sistem suara canggih, hingga kenyamanan tempat duduk yang memadai.
Jika kerja sama ini resmi berjalan, ada bioskop di Kuningan Jawa Barat yang akan menjadi salah satu fasilitas hiburan terbaik di wilayah tersebut.
Proyek ini akan memanfaatkan aset pemerintah daerah, sehingga dari sisi legalitas dan pengelolaan sudah memiliki dasar yang jelas.
Selain meningkatkan PAD, keberadaan bioskop juga berpotensi menggerakkan sektor ekonomi lainnya. Kehadiran penonton yang datang ke bioskop akan mendorong pertumbuhan usaha di sekitar lokasi, seperti kafe, restoran, dan toko retail. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah daerah, tetapi juga oleh pelaku UMKM setempat.
Jika bioskop ini sukses menarik banyak pengunjung, bukan tidak mungkin akan memicu investasi baru di bidang hiburan dan rekreasi di Kuningan.
Hal ini akan semakin memperkuat posisi Kuningan sebagai daerah yang ramah investasi dan memiliki fasilitas publik yang memadai.
Meski masih dalam tahap pembicaraan, optimisme tinggi terlihat dari pihak pemerintah daerah maupun calon investor. Proses perencanaan yang matang, dukungan regulasi, dan sambutan positif dari masyarakat menjadi faktor penting untuk merealisasikan proyek ini.
Jika semua berjalan sesuai rencana, dalam waktu dekat masyarakat akan merasakan langsung manfaat dari hadirnya bioskop di Kuningan Jawa Barat. Ini bukan hanya soal menonton film, tetapi juga soal membuka peluang baru bagi hiburan, ekonomi, dan interaksi sosial di wilayah tersebut.