This Cirebon – Mayoritas harga komoditas pangan di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, sejumlah bahan pangan utama tercatat mengalami koreksi harga, terutama pada komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.
Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar 15,11 persen atau berkurang Rp10.900 per kilogram, sehingga harga terbaru berada di angka Rp61.000 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar juga mengalami penurunan. Harga komoditas tersebut turun 12,75 persen atau berkurang Rp6.800 menjadi Rp46.550 per kilogram.
Komoditas bawang merah ukuran sedang turut mengalami penurunan cukup besar. Harga bawang merah tercatat turun 8,99 persen atau mengalami koreksi sebesar Rp4.700 menjadi Rp48.100 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai merah keriting turun 7,82 persen atau Rp3.800 menjadi Rp44.800 per kilogram. Cabai rawit hijau juga mengalami penurunan sebesar 4,85 persen atau Rp2.550, sehingga berada di harga Rp50.000 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada sejumlah bahan pangan lainnya. Daging ayam ras segar turun 1,71 persen atau Rp600 menjadi Rp34.500 per kilogram. Kemudian telur ayam ras segar turun 1,69 persen atau Rp450 menjadi Rp26.150 per kilogram.
Harga minyak goreng curah juga mengalami penurunan meski dalam jumlah kecil. Komoditas tersebut terkoreksi 0,69 persen atau turun Rp150 menjadi Rp21.650 per liter.
Di sisi lain, sejumlah komoditas pangan tercatat masih berada pada harga yang sama atau stabil. Harga beras kualitas bawah I tetap berada di Rp14.150 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II bertahan di angka Rp13.600 per kilogram.
Beras kualitas medium I dan medium II juga tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di Rp15.400 per kilogram dan Rp14.750 per kilogram. Sementara beras kualitas super I berada di Rp17.100 per kilogram dan beras kualitas super II sebesar Rp16.000 per kilogram.
Komoditas lain yang masih stabil meliputi bawang putih ukuran sedang sebesar Rp43.450 per kilogram, daging sapi kualitas I Rp157.350 per kilogram, daging sapi kualitas II Rp148.200 per kilogram, gula pasir premium Rp19.350 per kilogram, serta gula pasir lokal Rp18.400 per kilogram.
Selain itu, harga minyak goreng kemasan bermerek 1 tercatat Rp23.350 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek 2 berada di angka Rp22.700 per liter.
Secara keseluruhan, dari delapan komoditas yang mengalami perubahan harga pada periode tersebut, seluruhnya bergerak mengalami penurunan. Sementara komoditas lainnya masih bertahan pada harga sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat tren harga pangan di Kabupaten Cirebon pada 25 Juni 2026 cenderung lebih stabil dibandingkan periode sebelumnya, dengan mayoritas kebutuhan masyarakat berada dalam kondisi terkendali atau mengalami penurunan harga.
Sumber : bandung.bisnis.com
Follow Instagram This Cirebon Di SINI!