ThisCirebon – Ribuan warga Kabupaten Cirebon, terutama dari Kecamatan Plered dan wilayah sekitar, memenuhi ruas jalan Pantura sejak Minggu (23/11/2025) dini hari untuk mengikuti tradisi budaya tahunan Memayu atau Ider-ideran Buyut Trusmi.
Sejak pukul 05.00 WIB, masyarakat sudah memadati kawasan Batik Trusmi sebagai titik utama pelaksanaan arak-arakan. Keramaian bahkan mulai terasa sejak sehari sebelumnya, ketika warga Trusmi terlihat menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut rangkaian acara Memayu yang menjadi momen penting dalam tradisi Buyut Trusmi.
Sekitar pukul 04.00 WIB, peserta kegiatan mulai berkumpul. Agenda dibuka dengan pacuan kuda yang dilakukan masyarakat, mengitari rute dari kawasan Batik Trusmi menuju lampu merah Plered.
Hingga pukul 06.00 WIB, para penunggang kuda terus memacu kudanya menyusuri jalur Pantura menuju arah Jawa Tengah.
Hingga pukul 07.00 WIB, deretan penunggang kuda masih terlihat berlalu-lalang di jalur utama Pantura, sementara jumlah penonton terus meningkat.
Usai pacuan kuda, barisan abdi dalem Buyut Trusmi mulai bergerak. Para peserta, sebagian besar pria paruh baya dengan busana adat, mengarak welit yang akan digunakan untuk mengganti atap makam Buyut Trusmi. Arak-arakan tersebut berjalan kaki dari area makam, menyusuri jalur Pantura, kemudian kembali menuju Trusmi.
Memayu atau Ider-ideran Buyut Trusmi merupakan tradisi turun-temurun untuk mengganti atap bangunan Buyut Trusmi sekaligus menyambut datangnya musim penghujan.
Tradisi ini selalu berlangsung pada hari Minggu, namun tanggal penyelenggaraannya bergantung kondisi alam sehingga dapat berubah tiap tahun.
Perayaan berlangsung sejak subuh hingga menjelang siang, menampilkan beragam kegiatan budaya seperti tari-tarian, pameran kerajinan batik, kuliner khas Cirebon, hingga pertunjukan musik tradisional dan kreasi seni masyarakat Trusmi.
Tingginya antusiasme warga membuat arus lalu lintas jalur Pantura tersendat. Kendaraan dari arah Jawa Tengah maupun Jakarta sempat mengalami hambatan. Petugas kepolisian terlihat berjaga untuk mengatur kepadatan lalu lintas di sejumlah titik.
Hingga mendekati siang hari, kawasan Trusmi dan sekitarnya masih dipenuhi warga yang ingin menyaksikan keseluruhan rangkaian tradisi tahunan tersebut.
Ikuti Saluran WhatsApp This Cirebon Disini!