Angin Kencang di Cirebon Rusak 15 Rumah Warga di Kecamatan Gunungjati

Comming Soon

ThisCirebon – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, bergerak cepat menangani dampak angin kencang di Cirebon yang menyebabkan 15 rumah warga rusak di wilayah Kecamatan Gunungjati pada Selasa (19/8).

Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan, menyampaikan bahwa tim langsung diterjunkan ke lokasi sejak pukul 09.55 WIB. Petugas melakukan asesmen dan penanganan darurat bagi rumah-rumah warga yang terdampak.

“Langkah kami adalah melakukan asesmen, pendataan dampak, serta koordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat,” dikutip dari AntaraNews, Selasa.

Saluran WhatsApp This Cirebon
Saluran WhatsApp This Cirebon

Kerusakan yang ditimbulkan angin kencang di Cirebon sebagian besar terjadi pada bagian atap dan genteng rumah. Menurut BPBD, kondisi tersebut memungkinkan diperbaiki dengan swadaya warga bersama dukungan dari pemerintah daerah.

Perbaikan darurat juga langsung dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat. Bahkan, sebagian rumah yang rusak akibat angin kencang di Cirebon sudah berhasil diperbaiki.

“Dari hasil pendataan, akibat kejadian ini sebanyak 21 kepala keluarga atau 76 jiwa terdampak,” dikutip dari penjelasan Faozan.

Meski ada belasan rumah rusak, pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Seluruh warga tetap bisa menempati rumah masing-masing setelah dilakukan perbaikan sementara.

“Selama proses penanganan, cuaca di sekitar lokasi sempat diguyur hujan ringan, tetapi tidak menghambat perbaikan rumah,” kata Faozan, dikutip dari keterangannya.

BPBD menegaskan akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa setempat guna memantau perkembangan kondisi pascakejadian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rumah terdampak angin kencang di Cirebon dapat kembali dihuni dengan aman.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan disertai angin kencang masih mungkin terjadi pada Agustus 2025 ini.

“Masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang kerap terjadi pada masa pancaroba,” ucap Faozan, dikutip dari keterangannya.

Comming Soon
You might also like
Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen