Sebuah mobil box yang tengah membawa obat-obatan farmasi terpaksa berhenti mendadak setelah as roda depannya patah saat melintasi jalan rusak di Jalan Pangeran Sutajaya, Kecamatan Gebang, Cirebon.
Insiden ini terjadi saat kendaraan melaju di jalur yang memang dikenal warga memiliki kondisi aspal yang cukup memprihatinkan. Alhasil, mobil tak bisa melanjutkan perjalanan dan sempat menyebabkan kemacetan kecil di lokasi kejadian.
“Padahal ini jalur vital, apalagi mobil itu bawa obat. Harusnya cepat sampai ke tujuan,” ungkap salah satu warga sekitar yang melihat langsung kejadian tersebut, dikutip dari cirebontimur.kabar.
Permasalahan jalan rusak di kawasan ini bukan cerita baru. Warga sudah berulang kali menyampaikan keluhan, namun sejauh ini belum ada langkah nyata dari pihak terkait untuk melakukan perbaikan menyeluruh.
Jalur ini sebenarnya menjadi akses penting bagi kendaraan distribusi, termasuk pengangkut logistik dan barang kebutuhan medis.
Maka tak heran jika kejadian ini menyulut kekhawatiran masyarakat soal keselamatan dan kelancaran distribusi barang penting.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak lagi menutup mata. Perbaikan jalan di kawasan Pangeran Sutajaya dinilai sangat mendesak, bukan hanya demi kenyamanan, tapi juga demi kelancaran aktivitas ekonomi dan layanan publik.
“Jangan tunggu jatuh korban dulu baru bertindak. Kalau bisa cepat ditangani, ya harusnya cepat,” tambah warga lain yang enggan disebut namanya.
Kondisi seperti ini seolah jadi bom waktu bagi pengendara. Selain menghambat distribusi, kerusakan jalan juga memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas. Terlebih, jika yang melintas adalah kendaraan berat seperti truk dan mobil box.
Untuk saat ini, mobil yang alami kerusakan telah berhasil dievakuasi. Namun peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa infrastruktur yang buruk bisa berdampak serius, bahkan mengganggu distribusi barang vital seperti obat-obatan.
Insiden patahnya as roda mobil pengangkut obat di Jalan Pangeran Sutajaya bukan hanya soal kecelakaan ringan. Ini adalah alarm keras bagi pihak terkait untuk segera memperbaiki kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga.
Terlebih, jalur tersebut merupakan akses penting dalam rantai distribusi barang penting.