ThisCirebon – Sejumlah celah keamanan penting ditemukan pada sistem Open Journal Systems (OJS) yang dikembangkan oleh Public Knowledge Project (PKP). Berdasarkan hasil pencarian dari situs Vulmon, terdapat berbagai CVE (Common Vulnerabilities and Exposures) yang memengaruhi OJS dalam beberapa versi berbeda. Celah-celah ini memiliki tingkat keparahan dari sedang hingga kritis, dengan risiko seperti pengambilalihan sistem, pencurian data, hingga eksekusi kode berbahaya.
Berikut rangkuman lengkapnya:
| CVE | Skor CVSS | Jenis Kerentanan | Versi Terdampak | Penjelasan Singkat |
|---|---|---|---|---|
| CVE-2024-56525 | 9.8 (Kritis) | XXE (XML External Entity) | OJS/OMP/OPS sebelum 3.3.0-21 & 3.4.0.8 | Penyerang dapat membuat role super-admin melalui file XML berbahaya, termasuk memasang plugin backdoor. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2024-56525 |
| CVE-2023-5626 | 8.8 (Kritis) | CSRF | OJS < 3.3.0-16 | Aksi berbahaya dapat dipicu tanpa sepengetahuan pengguna yang sedang login. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2023-5626 |
| CVE-2019-19909 | 8.8 (Kritis) | Code Injection | OJS sebelum 3.1.2-2 | Pengguna dengan level Journal Manager dapat memicu unserialize yang berujung pada eksekusi kode. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2019-19909 |
| CVE-2024-24511 | 6.1 | Stored XSS | OJS 3.4 | Field “Title” dapat disisipkan script berbahaya. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2024-24511 |
| CVE-2024-24512 | 6.1 | Stored XSS | OJS 3.4 | Celah XSS melalui field “Subtitle. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2024-24512 |
| CVE-2024-25434 | 5.4 | XSS | OJS 3.3 | Parameter Publicname dapat disuntik skrip jahat. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2024-25434 |
| CVE-2024-7902 | 6.1 | Open Redirect | OJS sampai 3.4.0-6 | Parameter source pada /login/signOut bisa diarahkan ke situs berbahaya. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2024-7902 |
| CVE-2023-47271 | 5.3 | Validasi File Lemah | pkp-lib < 3.3.0-16 | File non-gambar dapat diproses sebagai gambar melalui XML import. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2023-47271 |
| CVE-2012-1467 | 6.5 | Directory Traversal | OJS < 2.3.7 | Pengguna dapat menghapus atau mengganti nama file melalui manipulasi path. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2012-1467 |
| CVE-2012-1468 | 6.0 | Upload File Berbahaya | OJS < 2.3.7 | File berbahaya dapat diunggah meskipun memiliki ekstensi palsu. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2012-1468 |
| CVE-2012-1469 | 4.3 | XSS (TinyMCE) | OJS < 2.3.7 | Parameter editor dapat dipakai untuk menyisipkan skrip HTML/JS. Link: vulmon.com/vulnerabilitydetails?qid=CVE-2012-1469 |
CVE-2024-56525 memungkinkan penyerang membuat akun super-admin, bahkan mengunggah plugin backdoor. Ini adalah salah satu celah paling berbahaya yang pernah ditemukan di ekosistem PKP.
Melalui CSRF, penyerang dapat memanfaatkan sesi login korban untuk mengubah konfigurasi, menambah user, atau menjalankan perubahan sensitif lainnya.
XSS dapat dipakai untuk mencuri cookie admin, merusak tampilan, atau melakukan redirect ke situs palsu. Ada tiga CVE XSS berbeda yang ditemukan di OJS versi 3.3 dan 3.4.
Celah pada validasi file memungkinkan file berbahaya diproses sebagai gambar, membuka peluang serangan lanjutan.
CVE-2024-7902 membuat pengguna bisa diarahkan ke situs phishing setelah logout, meningkatkan risiko social engineering.
Pada versi di bawah 2.3.7, pelaku dapat mengunggah file berbahaya dan mengeksekusinya—celah klasik yang sangat rawan pada server yang belum diperbarui.
Update OJS ke versi terbaru (minimal 3.3.0-21 atau 3.4.0.8 untuk patch XXE).
Perbarui pkp-lib ke versi terbaru.
Batasi hak akses Editor / Manager, terutama pada fitur import XML.
Aktifkan sanitasi input untuk mencegah XSS.
Gunakan Content-Security-Policy di server.
Perbaiki validasi redirect agar hanya URL tepercaya yang diizinkan.
Aktifkan proteksi WAF untuk memblokir serangan umum.
Audit log rutin, terutama untuk upload file, perubahan role, dan import XML.
Gunakan plugin resmi dan minimalkan plugin pihak ketiga.
Lakukan pentest berkala jika jurnal memiliki data sensitif atau jumlah pengguna besar.
OJS adalah platform populer untuk pengelolaan jurnal ilmiah, namun berbagai kerentanan yang tercatat di Vulmon menunjukkan bahwa sistem ini harus dikelola dengan serius, terutama terkait update dan kontrol keamanan. Banyak celah yang memungkinkan:
eskalasi hak akses
pencurian data
pengunggahan file berbahaya
penyisipan skrip
hingga pengambilalihan penuh sistem
Instansi pendidikan, jurnal ilmiah, hingga lembaga penelitian harus memastikan sistem OJS mereka berada pada versi terbaru dan dikonfigurasi dengan keamanan yang kuat.