Thiscrb.com – Lanskap keamanan siber Indonesia terus berkembang melalui berbagai inisiatif nasional, salah satunya National Cybersecurity Connect (NCSC) 2025. Memasuki edisi ke-4, acara ini mengusung tema besar “Building Data Security Readiness Towards Economic Resilience” atau Membangun Kesiapan Keamanan Data Menuju Ketahanan Ekonomi.

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Panel Discussion pada hari kedua (30 Oktober 2025, pukul 13.47 WIB) yang menghadirkan Dendi Zuckergates, Founder Orang Siber Indonesia. Dalam sesi tersebut, Dendi akan membawakan topik “Connecting the Cybersecurity Ecosystem Towards Digital Growth” yang membahas strategi kolaborasi untuk memperkuat ketahanan digital nasional.
Di tengah percepatan transformasi digital, keamanan siber menjadi fondasi utama keberlanjutan ekonomi nasional.
Dalam diskusinya, Dendi Zuckergates menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas siber — untuk membangun ekosistem yang saling terhubung dan tangguh menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Menurut Dendi, kesiapan keamanan data dan peningkatan kapasitas siber bukan lagi pilihan, tetapi keharusan bagi setiap organisasi yang ingin tumbuh di era ekonomi digital.
Diselenggarakan oleh Naganaya, NCSC 2025 di-host oleh APTIKNAS, ADIGSI, dan BUMA, serta bekerja sama dengan WANTRII.
Acara ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
NCSC menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi nasional di bidang keamanan siber, meningkatkan kesiapan data, serta mendukung langkah Indonesia menuju ketahanan ekonomi digital yang berkelanjutan.
Melalui ajang seperti NCSC 2025, Indonesia berupaya memperkuat ketahanan digital dan menumbuhkan lebih banyak talenta di bidang keamanan siber.
Inisiatif seperti Orang Siber Indonesia, yang digerakkan oleh Dendi Zuckergates, menjadi contoh nyata kontribusi generasi muda dalam membangun masa depan siber yang lebih aman, mandiri, dan tangguh.