Upaya menyelamatkan pesisir utara Kota Cirebon dari gempuran abrasi makin serius. Pemerintah Kota Cirebon bareng sejumlah komunitas lingkungan turun langsung ke Pantai Kejawanan untuk menanam 10 ribu bibit mangrove, sebagai langkah nyata menjaga garis pantai dan ekosistem laut.
Kolaborasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, yang menegaskan bahwa langkah ini bukan cuma simbolis, tapi bentuk komitmen nyata daerah dalam menjaga lingkungan hidup, khususnya di area pesisir yang sangat rentan rusak.
“Menanam itu baru langkah awal. Tantangannya adalah merawat agar tumbuh optimal,” kata Agus, dikutip dari Antaranews.com.

Tanah dengan kadar garam tinggi di sekitar pesisir Cirebon menjadi tantangan tersendiri. Tapi Pemkot tidak sendirian. Forum Lingkungan Hidup dan Budaya yang dipimpin oleh Prabu Diaz sudah tujuh tahun terakhir ini rutin melakukan penanaman mangrove secara swadaya, tanpa dana dari pihak manapun.
Setiap tahunnya, mereka menyebar ribuan bibit mangrove di sepanjang 7 kilometer garis pantai, termasuk sebagian wilayah Kabupaten Cirebon.
Prabu menjelaskan bahwa mereka menggunakan bibit mangrove jenis Afi-afi yang didatangkan dari Jawa Timur. Bibit ini terbukti lebih tahan terhadap kondisi tanah di Cirebon dibanding bibit lokal.
“Kalau pakai bibit lokal, dari 10 ribu cuma 5 persen yang bertahan hidup. Tapi Afi-afi bisa menyesuaikan dengan kadar garam tinggi,” jelasnya.
Lihat Lebih Lanjut: Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google
Sebagai langkah lanjutan, Agus juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon untuk menetapkan target keberhasilan yang jelas di setiap program penanaman.
Minimal 30 persen dari seluruh bibit mangrove yang ditanam tiap tahun harus bisa tumbuh dengan baik.
Kawasan Pantai Kejawanan, yang juga jadi salah satu destinasi wisata favorit di Cirebon, kini mulai berbenah dengan menanam harapan.
Harapan agar pantainya tetap terjaga, wisata berkelanjutan bisa berkembang, dan ekosistem laut bisa terus hidup.
Kegiatan ini jadi bukti nyata bahwa menjaga lingkungan bukan cuma tugas pemerintah, tapi bisa jadi gerakan kolektif warga.
Dengan semangat gotong royong, langkah kecil seperti menanam mangrove bisa punya dampak besar dalam menyelamatkan bumi, khususnya pesisir Cirebon dari ancaman abrasi yang semakin serius setiap tahunnya.