ThisCirebon – Kondisi infrastruktur di daerah pedesaan masih menjadi perhatian serius. Salah satu contohnya adalah Jembatan Reyot di Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, yang belakangan ramai diperbincangkan warga.
Jembatan gantung yang seharusnya menjadi akses vital, kini justru membuat masyarakat was-was karena kondisinya kian memprihatinkan.

Berdasarkan foto dan laporan warga yang beredar di media sosial, jembatan gantung ini terlihat lapuk, goyang, dan papan kayu banyak yang patah.
Kondisinya benar-benar tidak layak untuk dilintasi, baik oleh pejalan kaki maupun pengendara motor. Beberapa warga bahkan mengaku harus menuntun kendaraannya karena takut terjatuh saat melewati jembatan tersebut.
Salah satu warga menyebut, Jembatan Reyot di DESA CEMPAKA sudah lama tidak diperbaiki. Bahkan ada yang mengaku terakhir kali berani lewat pada tahun 2018–2019, karena setelah itu kondisinya semakin parah.
Komentar netizen di media sosial juga menunjukkan rasa khawatir yang sama. Banyak yang menyebut jembatan ini seperti “jembatan shiratal mustaqim” karena setiap melewati terasa seperti sedang uji nyali.
Dalam unggahan di grup komunitas Cirebon, sejumlah warga menuliskan pengalaman mereka:
Ada yang harus menuntun motor karena takut terjatuh.
Ada pula yang mengaku papan jembatan sering jebol, bahkan setelah ditambal, tidak lama kemudian rusak lagi.
Beberapa warga juga menilai perlu ada pembangunan jembatan permanen agar akses masyarakat lebih aman dan lancar.
Kondisi Jembatan Reyot di Desa Cempaka ini bukan hanya masalah kenyamanan, tapi juga menyangkut keselamatan warga. Jika dibiarkan, potensi kecelakaan semakin besar, apalagi jembatan tersebut masih digunakan sebagai jalur penghubung antarwilayah.
Warga Desa Cempaka berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata. Pembangunan atau renovasi jembatan permanen dinilai menjadi solusi terbaik, karena selain lebih kokoh juga akan menunjang mobilitas warga sehari-hari.
Apalagi jembatan ini menjadi jalur penting untuk menuju berbagai fasilitas, termasuk ke sekolah, pasar, dan pusat pelayanan kesehatan.
Jembatan Reyot di DESA CEMPAKA sebenarnya sudah lama masuk keluhan warga. Namun hingga kini, belum ada kabar pasti kapan akan diperbaiki.
Dengan adanya sorotan publik di media sosial, masyarakat berharap agar pihak terkait segera turun tangan. Masalah infrastruktur pedesaan memang sering kali luput dari perhatian, padahal perannya sangat vital bagi masyarakat.
Kasus Jembatan Reyot di DESA CEMPAKA Plumbon Cirebon menjadi contoh nyata bahwa akses aman dan layak adalah kebutuhan dasar warga.
Diharapkan, pemerintah dan pihak terkait segera memberikan solusi agar jembatan tidak lagi menjadi ancaman, melainkan jalur aman bagi seluruh warga desa.
