This Cirebon – Belakangan ini istilah “orang have” cukup sering muncul di media sosial. Ungkapan tersebut biasanya digunakan dalam percakapan santai, terutama ketika membahas seseorang yang dianggap memiliki kehidupan berkecukupan.
Lantas, orang have artinya apa dalam bahasa gaul? Apakah istilah ini benar-benar berasal dari bahasa Inggris atau hanya istilah yang berkembang di kalangan warganet?
Dalam penggunaan bahasa gaul, orang have adalah sebutan untuk orang yang dianggap berada, berkecukupan, atau memiliki kondisi finansial yang baik.
Kata have sendiri dalam bahasa Inggris memiliki arti dasar “memiliki” atau “mempunyai”. Namun, frasa “orang have” bukanlah susunan bahasa Inggris yang baku.
Istilah tersebut lebih tepat dipahami sebagai permainan bahasa yang berkembang dalam percakapan sehari-hari. Kata have digunakan untuk memberikan kesan bahwa seseorang adalah “orang yang punya” atau memiliki banyak hal, khususnya dari sisi materi.
Sederhananya, orang have bisa dimaknai sebagai orang kaya atau orang berada.
Sebutan ini menarik karena menggabungkan kata bahasa Indonesia, yaitu “orang”, dengan kata bahasa Inggris have.
Secara harfiah, have berarti mempunyai atau memiliki. Dari sinilah muncul permainan makna “orang have” sebagai orang yang “punya”.
Dalam konteks percakapan anak muda, istilah tersebut biasanya tidak digunakan secara formal. Penggunaannya lebih banyak bernuansa santai, bercanda, atau menyindir kondisi ekonomi seseorang.
Misalnya:
“Beda memang kalau orang have, liburannya langsung ke luar negeri.”
Kalimat tersebut menunjukkan bahwa “orang have” merujuk pada seseorang yang dinilai mempunyai kemampuan finansial lebih tinggi.
Tidak ada standar khusus yang menentukan seseorang termasuk “orang have” atau bukan. Istilah ini sangat bergantung pada konteks percakapan.
Warganet bisa menggunakan sebutan tersebut ketika melihat seseorang mempunyai barang mahal, sering bepergian, tinggal di rumah mewah, menggunakan kendaraan premium, atau memiliki gaya hidup yang dianggap membutuhkan biaya besar.
Namun, penggunaan istilah orang have tidak selalu berarti seseorang benar-benar kaya.
Kadang-kadang istilah ini hanya digunakan sebagai candaan.
Contohnya, ketika seorang teman membeli kopi yang dianggap mahal, temannya mungkin mengatakan, “Wah, orang have sekarang.”
Padahal, orang tersebut belum tentu memiliki kekayaan luar biasa.
Dalam percakapan sehari-hari, keduanya memang memiliki makna yang cukup dekat. Meski demikian, nuansanya sedikit berbeda.
“Orang kaya” merupakan istilah yang sudah umum digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan kekayaan atau kemampuan ekonomi tinggi.
Sementara itu, “orang have” lebih bersifat slang atau bahasa gaul. Penggunaannya biasanya lebih santai dan sering muncul dalam percakapan di media sosial.
Karena itu, istilah orang have lebih cocok digunakan dalam konteks informal daripada tulisan atau percakapan resmi.
Supaya lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh penggunaan istilah orang have dalam percakapan:
Dari contoh tersebut terlihat bahwa istilah ini biasanya berkaitan dengan kemampuan membeli sesuatu atau menjalani gaya hidup tertentu.
Meskipun menggunakan kata have, “orang have” bukan istilah bahasa Inggris yang baku.
Dalam bahasa Inggris, kata have merupakan kata kerja yang berarti mempunyai atau memiliki dan penggunaannya harus mengikuti struktur kalimat yang sesuai.
Sementara “orang have” merupakan istilah slang hasil pencampuran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Fenomena mencampurkan dua bahasa seperti ini sebenarnya cukup sering ditemukan dalam percakapan anak muda Indonesia. Istilah baru kemudian semakin dikenal setelah banyak digunakan di media sosial.
Orang have artinya orang yang berada, berkecukupan, atau dianggap mempunyai kemampuan finansial lebih. Istilah ini berasal dari permainan kata have yang berarti “mempunyai” atau “memiliki”.
Meski terdengar seperti bahasa Inggris, “orang have” bukan frasa bahasa Inggris yang baku. Istilah tersebut lebih tepat disebut sebagai bahasa gaul yang digunakan dalam percakapan santai.
Penggunaannya juga tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang benar-benar kaya. Dalam banyak situasi, “orang have” bisa digunakan sekadar sebagai candaan ketika seseorang membeli barang mahal, sering jalan-jalan, atau menunjukkan gaya hidup yang dianggap mewah.
Jadi, kalau ada teman yang bilang, “Wah, orang have nih,” belum tentu kamu tiba-tiba masuk daftar orang terkaya. Bisa saja mereka cuma sedang menggoda karena kamu baru beli sesuatu yang sedikit lebih mahal dari biasanya.