Petani Cirebon Dapat Suntikan Rp30 Miliar, Produktivitas dan Kesejahteraan Jadi Fokus Utama

Petani Cirebon Dapat Suntikan Rp30 Miliar, Produktivitas dan Kesejahteraan Jadi Fokus Utama
Comming Soon

This Cirebon – Sektor pertanian di Kabupaten Cirebon mendapat angin segar di tahun 2025. Bantuan dari pemerintah pusat melonjak drastis hingga tembus Rp30 miliar, yang akan difokuskan untuk mendongkrak produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Bantuan yang disalurkan melalui Kementerian Pertanian ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, tahun 2023 lalu bantuan yang diterima Kabupaten Cirebon hanya sekitar Rp10 miliar, lalu naik menjadi Rp19 miliar di tahun 2024, dan kini mencapai angka tiga kali lipat lebih besar.

Paparan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon

Dikutip dari Antara News, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut menyasar langsung ke kelompok tani dalam berbagai bentuk seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, asuransi pertanian, hingga program pendampingan untuk peningkatan produksi.

Menariknya, lebih dari 60 persen petani di wilayah ini telah merasakan manfaat dari bantuan tersebut. Untuk bantuan berupa alsintan, dampaknya bahkan menyentuh seluruh petani karena sistem pemanfaatannya dilakukan secara bersama dalam kelompok.

Promosikan Bisnis Kamu di This Cirebon dengan Jangkauan 25 Ribu Pengikut
Promosikan Bisnis Kamu di This Cirebon dengan Jangkauan 25 Ribu Pengikut

Penyaluran alat pertanian dilakukan secara bergilir. Jadi meski satu kelompok mendapat bantuan tahun ini, belum tentu mereka akan menerima lagi di tahun berikutnya.

Namun karena alatnya bisa dipakai bersama, dampaknya tetap bisa meluas ke petani lainnya.

Tak hanya mengandalkan dana dari pusat, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga terus menjalankan sejumlah program untuk mendukung sektor pertanian lokal.

Mulai dari perbaikan jaringan irigasi desa (Jirdes), pembangunan jaringan usaha tani (JUT), hingga dukungan dalam penggunaan benih padi unggul yang sesuai dengan karakteristik tanah di wilayah Cirebon.

Program-program tersebut bertujuan agar para petani bisa meningkatkan hasil panen dan pada akhirnya ikut terdongkrak secara ekonomi.

Sementara itu, dari sisi legislatif, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menilai bahwa bantuan alsintan sangat dibutuhkan dan harus dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Ia juga mendorong adanya regulasi dan kebijakan yang lebih berpihak pada petani, tidak hanya sebatas bantuan secara fisik.

Kehadiran bantuan ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk menunjukkan perhatian serius terhadap dunia pertanian, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Cirebon, khususnya di wilayah pedesaan.

Ke depan, harapannya bukan hanya bantuan yang meningkat, tapi juga pola pendampingan dan keberpihakan kebijakan yang semakin kuat terhadap para petani lokal.

Comming Soon
You might also like
Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen