This Cirebon – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, mengerahkan 250 personel untuk mengamankan rangkaian perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 Masehi. Pengamanan difokuskan di lima klenteng dan vihara yang tersebar di Kota Cirebon.
Kepala Polres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, pengamanan telah dilaksanakan sejak pagi hingga malam hari. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat.
“Sampai sore ini dan nanti malam kami melaksanakan pengamanan kepada saudara-saudara kita yang merayakan Imlek,” katanya di Cirebon, Senin dikutip dari jabar.antaranews.com.
Ia menjelaskan, terdapat lima titik yang menjadi perhatian utama pengamanan. Salah satunya Vihara Dewi Welas Asih di Kota Cirebon, yang menjadi lokasi ibadah umat Konghucu, Buddha, dan Tao.
Menurut Eko, jumlah jemaat di vihara tersebut relatif lebih banyak dibandingkan titik lainnya. Oleh karena itu, penempatan personel disesuaikan dengan estimasi kehadiran umat di masing-masing lokasi.
Sebanyak 250 personel, kata dia, disebar ke seluruh klenteng dan vihara dengan komposisi yang proporsional. Personel juga disiagakan untuk mengawal rangkaian sembahyang yang berlangsung hingga keesokan hari.
“Mulai pagi, sore, malam ini hingga besok pagi dan malam masih ada rangkaian sembahyang. Personel standby di sekitar vihara,” ujarnya.
Eko memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Cirebon tetap kondusif selama perayaan Imlek berlangsung. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.
Kapolres menambahkan, Kota Cirebon dikenal memiliki tradisi pluralisme yang kuat. Nilai toleransi, kata dia, menjadi bagian penting dalam setiap perayaan keagamaan di daerah tersebut.
Sementara itu, Pengurus Vihara Dewi Welas Asih Hendra menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menjelang malam pergantian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
“Sekitar 200 lilin berukuran besar telah dipasang di halaman vihara untuk dinyalakan saat malam pergantian tahun,” katanya.
Ia menjelaskan, lilin-lilin raksasa tersebut merupakan sumbangan dari para jemaat. Jumlahnya disebut meningkat dibandingkan perayaan Imlek tahun sebelumnya.
“Malam ini kami memanjatkan doa keselamatan, kesehatan, serta harapan memperoleh keberuntungan di tahun yang baru,” tuturnya.
