Ramadhan 2026, Pemkot Cirebon Siapkan Ruang UMKM di Jalan Protokol

Pemkot Cirebon sediakan ruang UMKM Ramadhan 2026 ( Foto Canva)
Comming Soon

This Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menyiapkan area khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berjualan di ruas jalan protokol selama bulan suci Ramadhan 2026. Fasilitas ini terutama ditujukan bagi penjual kopi dan takjil yang kerap menjadi bagian dari aktivitas masyarakat saat Ramadhan.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan, pemerintah daerah akan memberikan ruang bagi penggiat kopi, penjual kopi, dan pedagang takjil selama Ramadhan.

“Selama bulan Ramadhan, pemerintah daerah akan memberikan space pada penggiat kopi, penjual kopi, dan penjual takjil,” kata Edo dikutip dari jabar.antaranews.com.

Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum strategis untuk mendorong perputaran ekonomi kerakyatan, khususnya sektor UMKM dan penggiat kopi yang terus berkembang di Kota Cirebon.

Karena itu, pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berjualan di kawasan jalan protokol yang dinilai memiliki nilai ekonomi serta daya tarik aktivitas publik selama Ramadhan.

Edo menjelaskan, ruas jalan protokol yang dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan sementara adalah Jalan Siliwangi.
“Area yang dapat digunakan pedagang berada di sepanjang Jalan Siliwangi, mulai dari kawasan Kerucuk hingga Rumah Sakit Sumber Kasih,” katanya.

Jam Operasional

Terkait waktu operasional, pemerintah daerah akan melakukan pengaturan berdasarkan jenis usaha agar kegiatan berdagang tetap tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Penjual takjil diperbolehkan berjualan mulai sore hari hingga setelah shalat isya, sementara penjual kopi dapat beroperasi setelah shalat tarawih hingga menjelang waktu sahur.

Pengaturan tersebut, kata Edo, diharapkan mampu menghidupkan suasana Ramadhan di Kota Cirebon tanpa mengabaikan ketertiban lalu lintas dan kenyamanan warga.

“Ini momen yang sangat penting. Saya ingin menjadikan Jalan Siliwangi sebagai ikon baru selama bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga berharap kawasan tersebut dapat menjadi ruang kreativitas sekaligus wadah aktivitas positif, khususnya bagi kalangan anak muda di Kota Cirebon.

Selain penjual kopi dan takjil, Pemerintah Kota Cirebon membuka peluang bagi pelaku UMKM lainnya untuk berjualan hingga waktu sahur.

Namun demikian, Edo menegaskan bahwa kebersihan menjadi syarat utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh pedagang.

“Siapa pun yang berjualan di sana wajib menjaga kebersihan. Setelah selesai berdagang, jalan harus kembali bersih seperti semula,” katanya.

Ikuti Saluran WhatsApp This Cirebon
Ikuti Saluran WhatsApp This Cirebon

Comming Soon
You might also like
Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen