Rotasi Pejabat Kuningan, Bupati Tegaskan, Jabatan Bukan Ajang Gengsi Tapi Tanggung Jawab

Rotasi Pejabat Kuningan, Bupati Tegaskan, Jabatan Bukan Ajang Gengsi Tapi Tanggung Jawab
Comming Soon

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali melakukan rotasi di jajaran pimpinan tinggi pratama. Sebanyak tujuh pejabat resmi dilantik langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pada apel pagi di halaman Setda, Senin (14/7/2025).

Rotasi ini bukan hanya soal pergeseran jabatan, tapi juga bagian dari strategi untuk menyegarkan semangat birokrasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Mengutip dari kuningankab.go.id, Bupati Dian menegaskan bahwa rotasi bukan hadiah atau jatah jabatan. Ia mengingatkan bahwa posisi struktural adalah amanah yang harus dijalankan dengan kompetensi, integritas, dan loyalitas terhadap kepentingan publik, bukan sekadar demi “tampak hebat”.

“Kita butuh pejabat yang tahan uji, bukan yang gemar puji,” ujarnya.

Instagram This Cirebon 33 Ribu Pengikut
Instagram This Cirebon 33 Ribu Pengikut

Daftar Pejabat yang Dirotasi

Berikut tujuh nama pejabat yang mengalami pergeseran posisi:

  1. Guruh Irawan Zulkarnaen dari Kepala Bappenda menjadi Kepala Disnakertrans

  2. Laksono Dwi Putranto dari Kadis LH menjadi Kepala Bappenda

  3. Usep Sumirat dari Kepala Bappelitbangda menjadi Kadis LH

  4. Purwadi Hasan Darsono dari Staf Ahli menjadi Kepala Bappelitbangda

  5. Carlan dari Kadisporapar menjadi Staf Ahli

  6. Asep Budi Setiawan dari Kepala DPMPTSP menjadi Kadisporapar

  7. Dudi Pahrudin dari Kepala Disnakertrans menjadi Kepala DPMPTSP

Mutasi ini tertuang dalam SK Bupati Nomor 821.22/KPTS.738/BKPSDM/2025.

Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Awal Komitmen Baru

Bupati Dian menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah proses panjang yang dimulai dari pertimbangan kinerja, rekam jejak, serta kebutuhan instansi. Ia juga menekankan pentingnya para kepala dinas untuk menyusun program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, bukan sekadar membuat kegiatan yang terlihat aktif tapi minim hasil.

Rotasi ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab untuk memperkuat pelayanan publik di semua sektor.

Evaluasi Ketat dalam Enam Bulan

Rotasi ini tidak berarti akhir, karena Bupati telah menjadwalkan evaluasi kinerja terhadap ketujuh pejabat dalam waktu enam bulan ke depan. Jika dianggap tidak memenuhi ekspektasi, bukan tidak mungkin akan dilakukan rotasi kembali.

“Jangan anggap jabatan ini sebagai zona nyaman. Kecepatan dan keberanian dalam pengambilan keputusan sangat dibutuhkan,” ujar Bupati Dian lagi.

Apel Pagi yang Disaksikan Banyak Pihak

Proses pelantikan berlangsung di hadapan jajaran penting Pemkab, seperti Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, Pj. Sekda Beni Prihayatno, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Ela Helayati, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta kepala dinas, camat, dan ASN lainnya.

Rotasi ini diharapkan menjadi momen refleksi dan penyegaran birokrasi, agar para pejabat terus menjaga kepercayaan publik serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat Kuningan.

Comming Soon
You might also like
Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Polisi Pastikan Isu “Teror Pocong” di Cirebon Tidak Benar

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Rona Febriana, Pemuda Karawang yang Masuk Top 10 Hacker Google

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Dipastikan Diperbaiki, Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Pejabat Kuningan Terseret Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polda Jabar Lanjutkan Proses Hukum

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen

Viral! Jawaban Benar Malah Dipotong Nilai, Juri LCC MPR RI Tuai Kecaman Netizen