ThisCirebon – Pemerintah Kota Cirebon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengeluarkan Peringatan Dini 3 Harian terkait potensi cuaca ekstrem yang berlaku mulai 23 hingga 25 Oktober 2025.
Berdasarkan sumber dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat, wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) serta Sumedang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat karena berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas harian dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti genangan air, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan Sumedang,” dikutip dari rilis resmi BPBD Kota Cirebon.
Selain itu, pada periode tersebut juga terpantau adanya potensi angin kencang, terutama di wilayah Kabupaten Indramayu, Majalengka, dan Sumedang. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya perubahan cuaca secara tiba-tiba.
BPBD Kota Cirebon mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem.
“Dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Update informasi secara berkala melalui kanal resmi BMKG/BPBD. Jika dalam keadaan darurat, segera hubungi 0811-227-117 atau Cirebon Siaga 112 (panggilan bebas pulsa),” dikutip dari bpbdkotacirebon.
Dengan meningkatnya potensi hujan dan angin kencang, masyarakat diharapkan melakukan langkah pencegahan dini seperti memangkas dahan pohon yang rapuh, menjaga kebersihan saluran air, serta memperhatikan keamanan listrik dan atap rumah.
