This Cirebon – Sebuah acara musik di Cirebon menjadi perbincangan luas di media sosial setelah sejumlah video yang memperlihatkan berbagai kendala selama penyelenggaraan beredar. Konser yang menghadirkan musisi seperti Hindia, .Feast, dan Denny Caknan itu justru menuai beragam kritik dari penonton.
Sejumlah keluhan muncul terkait kondisi venue yang dinilai terlalu sempit serta kurangnya kesiapan panitia dalam mengelola jalannya acara.
Selain itu, kualitas sound system yang dianggap kurang optimal turut memengaruhi pengalaman menonton, sehingga tidak sesuai dengan ekspektasi penonton.
Tidak hanya itu, dilansir dari akun Instagram @konserfeeds beberapa aspek teknis lain juga menjadi sorotan. Penonton menilai tidak adanya fasilitas live cam, ukuran videotron yang terlalu kecil, hingga insiden jatuhnya drone ke arah penonton sebagai hal yang mengurangi kenyamanan selama konser berlangsung.
Sistem tiket pun dipertanyakan karena tidak menggunakan barcode, sementara area VIP dinilai tidak memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan kelas reguler.
Menanggapi berbagai kritik tersebut, pihak penyelenggara menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada publik. Dalam pernyataannya, mereka mengakui adanya sejumlah kendala yang terjadi selama acara berlangsung.
“Terimakasih Cirebon,
Kami Mohon Maaf Jika Ada Sesuatu Hal Yang Kurang Berkenan baik Teknis atau Non Teknis di Penyelenggaraan NaraGigs Cirebon.
Kritik dan Saran Akan Kita Buka Selebar Lebarnya di Kolom Komentar
InshaAllah , ini Akan Jadi Evaluasi Berharga Kami Agar Jadi Lebih Baik Kedepannya.”
Pihak penyelenggara juga mengungkapkan bahwa terdapat berbagai kejadian di luar perkiraan yang terjadi di balik layar, termasuk faktor teknis yang belum dapat dijelaskan secara rinci saat ini.
“Halo Cirebon, Ijinkan kami ber “EVALUASI” .
Banyaknya Kejadian di Luar Nalar , Force merguer , Last Minute di Belakang Layar yang Belum bisa Kami Cerita kan sekarang.
Ijinkan Kami Memperbaiki diri , terutama dalam pemilihan Partner & Vendor .
Mohon maaf sebesar besarnya,
Bagaimanapun , ini NaraGigs dan Kami siap Di Kritik Setajam tajam nya.”
Penyelenggara menegaskan bahwa seluruh masukan dari penonton akan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan, khususnya dalam aspek teknis serta pemilihan mitra kerja.
