This Cirebon – Warga Kota dan Kabupaten Cirebon dihebohkan oleh suara dentuman keras yang terdengar pada Sabtu (11/7/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Suara tersebut dilaporkan terdengar di sejumlah wilayah, seperti Harjamukti, Mundu, Astanajapura, Sedong, hingga Pagongan.
Banyak warga mengaku terkejut dan keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara tersebut. Selain itu, beberapa warga juga mengaku merasakan getaran ringan sesaat setelah dentuman terdengar.
Tak lama setelah kejadian, media sosial dipenuhi berbagai unggahan dari warga Cirebon dan daerah sekitarnya. Beberapa di antaranya mengaku melihat kilatan cahaya terang melintas di langit sebelum suara dentuman terdengar.
Karena itu, muncul berbagai dugaan mengenai penyebab fenomena tersebut. Ada yang menduga terjadi ledakan, sementara yang lain mengaitkannya dengan benda langit yang memasuki atmosfer Bumi.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa kilatan cahaya yang terlihat kemungkinan merupakan fireball atau meteor berukuran besar. Meteor seperti ini dapat menghasilkan cahaya yang sangat terang ketika memasuki atmosfer Bumi.
Selain itu, fenomena serupa juga dilaporkan terlihat dari beberapa wilayah lain di Pulau Jawa. Hal tersebut memperkuat dugaan bahwa objek tersebut melintas di area yang cukup luas.
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa meteor berukuran besar dapat menghasilkan gelombang kejut (sonic boom). Gelombang tersebut dapat terdengar sebagai suara dentuman ketika mencapai permukaan Bumi.
Namun demikian, BRIN menegaskan bahwa penyebab pasti fenomena tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Data berupa rekaman video, foto, dan hasil pengamatan astronomi masih dikumpulkan untuk memastikan sumber dentuman.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat suara dentuman tersebut. Aktivitas masyarakat di Cirebon juga kembali berjalan normal setelah kejadian.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Apabila memiliki dokumentasi berupa foto atau video, warga dapat membagikannya kepada komunitas astronomi atau pihak berwenang untuk membantu proses identifikasi.
Fenomena meteor yang menghasilkan dentuman memang tergolong jarang terjadi. Meskipun begitu, peristiwa tersebut bukan hal yang mustahil. Ketika meteor berukuran besar memasuki atmosfer dengan kecepatan sangat tinggi, gelombang kejut yang dihasilkan dapat terdengar hingga ke permukaan Bumi.