Talkshow Cirebon di Era Digital: Saatnya Ngobrol Serius soal Budaya yang Mulai Tergerus

Talkshow Cirebon di Era Digital: Saatnya Ngobrol Serius soal Budaya yang Mulai Tergerus (Foto?Baraja Caffe)
Comming Soon

ThisCirebon.com Di tengah gegap gempita era digital, satu pertanyaan mendasar muncul: apa kabar budaya Cirebon? Apakah masih dikenali, atau justru mulai pudar ditelan tren dan teknologi?

Pertanyaan itulah yang coba dijawab dalam sebuah talkshow spesial bertajuk “Cirebon di Era Digital: Apa yang Tersisa? Apa yang Terlupa?”, hasil kolaborasi antara Lens Community dan Baraja Coffee. Acara ini bakal digelar di Baraja Amphitheater, Kota Cirebon, pada 18 Juli 2025, mulai pukul 16.00 WIB.

Tak sekadar diskusi biasa, acara ini menghadirkan narasumber yang punya kredibilitas tinggi di bidang budaya lokal. Di antaranya adalah Agus Sukmanjaya, S.Sos., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Fathan Mubarak, budayawan Cirebon, serta Iman Hermanto, M.Pd., Pamong Budaya Ahli Muda dari Disbudpar Kabupaten Cirebon.

Diskusi ini akan dipandu oleh Sarah Balqis, Rara Kota Cirebon 2022, yang siap membawakan suasana talkshow dengan gaya hangat dan berwawasan.

Instagram This Cirebon 33 Ribu Pengikut
Instagram This Cirebon 33 Ribu Pengikut

Bukan Sekadar Nostalgia, Tapi Refleksi Kolektif

Di tengah arus globalisasi, identitas budaya lokal kadang tak lagi menjadi bagian dari percakapan harian. Inilah yang menjadi latar belakang hadirnya talkshow ini—bukan untuk bernostalgia semata, tapi sebagai panggilan untuk menyadari apa saja yang sudah hilang, dan bagaimana kita bisa menyelamatkan yang masih tersisa.

“Budaya tidak akan bertahan jika tidak ada yang merawatnya. Dan merawat itu harus dimulai dari kesadaran kolektif, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Fathan Mubarak, saat ditanya tentang urgensi acara ini.

Senada dengan itu, Agus Sukmanjaya menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga warisan budaya Cirebon. “Kami butuh kolaborasi, bukan hanya dari pemerintah, tapi juga komunitas dan pelaku seni lokal,” jelasnya.

Tampilan Berbudaya, Isi Berdaya

Menariknya, acara ini juga mengajak pengunjung untuk mengenakan kain batik sebagai dress code, seolah ingin menghidupkan kembali kebiasaan berpakaian tradisional dalam suasana modern. Selain sesi diskusi, acara ini akan dimeriahkan dengan penampilan spesial dari Bondit, seorang musisi lokal yang terkenal dengan karya rap berbahasa Cirebon. Ini jadi bukti bahwa budaya bisa tetap hidup dalam ekspresi yang relevan dengan zaman.

Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara juga menyiapkan merchandise eksklusif untuk tiga penanya terbaik. Acara ini terbuka untuk umum, dan menjadi ruang pertemuan antara pemangku budaya dan generasi baru yang mulai tertarik pada akar identitasnya.

Lens Community dan Baraja Coffee melihat bahwa membicarakan budaya tidak harus selalu kaku. Lewat pendekatan kasual namun substansial, mereka ingin menciptakan atmosfer yang ramah, terbuka, tapi tetap tajam secara isi.

“Budaya itu bukan masa lalu. Budaya adalah sekarang, kalau kita mau sadar dan terlibat,” tutur Iman Hermanto dalam pernyataannya, mengutip dari press release resmi penyelenggara.

Talkshow ini jadi momentum untuk berhenti sejenak dari gawai dan layar digital, lalu menengok kembali siapa kita dan dari mana kita berasal. Cirebon punya warisan budaya yang kaya—dari seni, bahasa, hingga tradisi. Dan menjaga itu semua bukan tugas segelintir orang saja, tapi jadi panggilan kita bersama.

Comming Soon
You might also like
Solusi Cari Kado Mewah Tapi Ramah di Kantong Hanya di Bucket Cirebon by Dinda

Solusi Cari Kado Mewah Tapi Ramah di Kantong Hanya di Bucket Cirebon by Dinda

Harga Cabai di Cirebon Turun, Cabai Rawit Merah Kini Rp61 Ribu per Kilogram

Harga Cabai di Cirebon Turun, Cabai Rawit Merah Kini Rp61 Ribu per Kilogram

Harjamukti Jadi Kecamatan dengan Penduduk Terbanyak di Kota Cirebon, Capai 132 Ribu Jiwa

Harjamukti Jadi Kecamatan dengan Penduduk Terbanyak di Kota Cirebon, Capai 132 Ribu Jiwa

10 Wilayah Terpanas di Jawa Barat, Cirebon Masuk Daftar dengan Ketinggian Terendah

10 Wilayah Terpanas di Jawa Barat, Cirebon Masuk Daftar dengan Ketinggian Terendah

Pesona Allika Al-Arsyahbani, Eks Duta Humas Polres Sumedang dan Fans Liverpool

Pesona Allika Al-Arsyahbani, Eks Duta Humas Polres Sumedang dan Fans Liverpool

Arti When Ya Bahasa Gaul, Kenapa Sering Dipakai di Media Sosial?

Arti When Ya Bahasa Gaul, Kenapa Sering Dipakai di Media Sosial?

Artikel Popular
Profil dan Biodata April DA7, Peserta D’Academy 7 Termuda Asal Cirebon
Pantau Lalu Lintas Real Time di CCTV ATCS Cirebon
Apa Arti “Beli” di Cirebon?
UMR Cirebon 2025 Resmi Naik! Ini Besarannya dan Dampaknya bagi Pekerja
Arti Beli di Cirebon yang Sering Kamu Dengar
Polres Cirebon Kota Luncurkan Layanan Aduan untuk Korban Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector
Polres Cirebon Kota Luncurkan Layanan Aduan untuk Korban Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector
Athara Maskot Kota Cirebon
LSP Talenta Gemilang untuk pendaftaran Sertifikasi HR
Sertifikasi Profesi HR Berlisensi BNSP
Kanal Pengaduan Kejadian Bencana
Ciri-ciri Rokok Ilegar