Warga Eretan Wetan Gotong Jenazah Pakai Sarung di Jembatan Bambu, Akses Sulit Jadi Sorotan

Warga Eretan Wetan Gotong Jenazah Pakai Sarung di Jembatan Bambu, Akses Sulit Jadi Sorotan
Comming Soon

Peristiwa warga Eretan Wetan gotong jenazah menggunakan sarung di atas jembatan bambu kembali menyita perhatian publik.

Momen ini terjadi di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tepatnya di Blok Empang. Video tersebut viral di media sosial dan mengundang keprihatinan banyak pihak.

Dalam rekaman berdurasi 59 detik yang beredar, terlihat beberapa warga berjalan beriringan melintasi jembatan bambu sempit di atas Kali Gandrung.

Dua orang memikul jenazah menggunakan tandu sederhana berbahan sarung, lantaran keranda tidak bisa lewat di jalur sempit itu. Situasi ini menjadi bagian dari prosesi pemakaman seorang warga yang meninggal pada Rabu (6/8/2025) pagi.

Akses Terbatas, Tradisi yang Terpaksa Dilakukan

Warga Eretan Wetan Gotong Jenazah Pakai Sarung di Jembatan Bambu, Akses Sulit Jadi Sorotan
Warga Eretan Wetan Gotong Jenazah Pakai Sarung di Jembatan Bambu, Akses Sulit Jadi Sorotan

Supriyanto (40), salah satu warga setempat, mengatakan bahwa peristiwa seperti warga Eretan Wetan gotong jenazah dengan sarung sudah menjadi hal yang lumrah.

Minimnya akses jalan membuat baik orang sakit maupun yang meninggal harus diangkut dengan cara tersebut.

“Kalau orang sakit ya ditandu pakai sarung, yang meninggal pun sama. Karena memang tidak ada jalur untuk kendaraan, apalagi ambulans,” ujar Supriyanto.

Blok Empang, tempat kejadian berlangsung, dikelilingi oleh empang sehingga terkesan terisolasi. Warga mengandalkan jembatan bambu sebagai jalur tercepat menuju pemakaman umum, terutama saat jalur tanggul empang terendam banjir rob.

Suara Keprihatinan dari Video Viral

Dalam video viral itu, terdengar suara warga yang mengungkapkan rasa sedih melihat kondisi kampungnya.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Ya Allah, begini banget tinggal di Eretan. Jangankan yang hidup, yang sudah meninggal pun kesulitan,” ucap perekam video.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata bagaimana warga harus berjuang melewati rintangan alam hanya untuk mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.

Lokasi yang Pernah Viral Sebelumnya

Supriyanto menjelaskan, lokasi warga Eretan Wetan gotong jenazah ini sama dengan daerah yang pernah viral ketika sejumlah murid SD berjalan kaki tanpa alas melewati jalur empang yang becek.

Gubernur Jawa Barat kala itu bahkan sempat meninjau dan menjanjikan anggaran untuk relokasi. Namun, hingga kini permasalahan utama banjir rob dan keterisolasian masih belum teratasi.

Banjir Rob dan Permintaan Solusi Nyata

Menurut Supriyanto, fenomena warga Eretan Wetan gotong jenazah hanyalah salah satu dampak dari bencana banjir rob yang sudah puluhan tahun menghantui desa.

Ia menilai bahwa solusi relokasi atau rumah panggung yang ditawarkan pemerintah tidak menjawab akar masalah.

“Akar masalahnya dari luapan sungai. Kalau dibuat tanggul, banjir rob bisa dicegah dan warga tidak perlu lagi melewati jembatan bambu sempit itu untuk memakamkan jenazah,” tegasnya.

 

Supriyanto menambahkan, Desa Eretan Wetan memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi lokasi pertama pendaratan Jepang di Indonesia.

Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah serius menyelamatkan desa ini, bukan hanya demi kenyamanan warga tetapi juga menjaga warisan sejarah.

Comming Soon
You might also like
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Kuta Selatan, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Kuta Selatan, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan

Siswa SMK Temukan Celah Sistem Registrasi Domain .ID (PANDI)

Siswa SMK Temukan Celah Sistem Registrasi Domain .ID (PANDI)

Muhammad Wishal, Pemuda Subang Penemu Celah Keamanan NASA, Departemen Pertahanan AS, hingga KPK

Muhammad Wishal, Pemuda Subang Penemu Celah Keamanan NASA, Departemen Pertahanan AS, hingga KPK

Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Berasal dari Meteor yang Melintas di Langit Jawa

Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Berasal dari Meteor yang Melintas di Langit Jawa

Perempuan Cirebon Diduga Disekap dan Disiram Air Keras oleh Oknum Polisi

Perempuan Cirebon Diduga Disekap dan Disiram Air Keras oleh Oknum Polisi

Diduga Main Judi Bola, Anak Menkeu Purbaya Dikecam Publik

Diduga Main Judi Bola, Anak Menkeu Purbaya Dikecam Publik

Artikel Popular
Profil dan Biodata April DA7, Peserta D’Academy 7 Termuda Asal Cirebon
Pantau Lalu Lintas Real Time di CCTV ATCS Cirebon
Apa Arti “Beli” di Cirebon?
UMR Cirebon 2025 Resmi Naik! Ini Besarannya dan Dampaknya bagi Pekerja
Arti Beli di Cirebon yang Sering Kamu Dengar
Polres Cirebon Kota Luncurkan Layanan Aduan untuk Korban Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector
Polres Cirebon Kota Luncurkan Layanan Aduan untuk Korban Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector
Athara Maskot Kota Cirebon
LSP Talenta Gemilang untuk pendaftaran Sertifikasi HR
Sertifikasi Profesi HR Berlisensi BNSP
Kanal Pengaduan Kejadian Bencana
Ciri-ciri Rokok Ilegar